Gambaran Proteinuria Pada Ibu Gravida dengan Preeklamsi dan Eklamsi di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Indramayu

Authors

  • Helmy Kurnia Dzulfikar Universitas Swadaya Gunung Jati
  • Indriani Silvia Universitas Swadaya Gunung Jati
  • Wildan Arismunndar S Universitas Swadaya Gunung Jati

DOI:

https://doi.org/10.31004/koloni.v5i2.1010

Keywords:

proteinuria, gravida, preeclampsia, eclampsia, third trimester

Abstract

Proteinuria is an important laboratory indicator in pregnant women with preeclampsia and eclampsia because it reflects renal involvement caused by hypertensive disorders of pregnancy. Preeclampsia and eclampsia remain major contributors to maternal and perinatal morbidity and mortality; therefore, early detection through urine protein examination is essential to prevent severe complications. This study aimed to describe proteinuria among gravida women with preeclampsia and eclampsia at the Regional General Hospital of Indramayu Regency.  This study used a descriptive design with univariate analysis. The study population consisted of 255 pregnant women who underwent antenatal examination at the Regional General Hospital of Indramayu Regency and met the inclusion criteria. A total of 72 respondents were selected using systematic random sampling. The study variable was positive proteinuria among gravida women with preeclampsia and eclampsia. Secondary data were obtained from medical records using a checklist sheet, then analyzed univariately and presented as frequency distributions and percentages. Most respondents had proteinuria positive I, comprising 47 women (65.3%), followed by proteinuria positive III in 15 women (20.8%) and proteinuria positive II in 10 women (13.9%). Gravida women with preeclampsia/severe preeclampsia accounted for 60 cases (83.3%), while eclampsia was found in 4 cases (5.6%). Most respondents were in the third trimester, totaling 71 women (98.6%).Most respondents had proteinuria positive I, comprising 47 women (65.3%), followed by proteinuria positive III in 15 women (20.8%) and proteinuria positive II in 10 women (13.9%). Gravida women with preeclampsia/severe preeclampsia accounted for 60 cases (83.3%), while eclampsia was found in 4 cases (5.6%). Most respondents were in the third trimester, totaling 71 women (98.6%).

References

Angelo, P. (2021). Gambaran kadar protein urin pada ibu hamil trimester III di Rumah Sakit Robert Wolter Mongosidi Manado. Jurnal Kesehatan.

Ardhany, S. D. (2019). Gambaran penggunaan obat antihipertensi pada pasien preeklampsia di instalasi rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Kota Palangka Raya tahun 2016. Jurnal Surya Medika, 4(2).

Azahra, A. R., Komalasari, L., Antini, A., & Mamat. (2020). Penatalaksanaan asuhan kebidanan pada ibu hamil dengan abortus inkomplit pada RSUD Indramayu. Jurnal Poltekkes Kemenkes Bandung.

Cunningham, F. (2016). Obstetri Williams (Edisi ke-24, Vol. 24). McGraw-Hill Education.

Daryanti, M. S. (2020). Karakteristik ibu hamil dengan preeklamsi di RS PKU Muhammadiyah Gamping Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(2).

Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu. (2018). Profil Dinas Kesehatan Indramayu 2018. Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu.

Febrina, M. P. A. (2020). Gambaran proteinurin pada ibu hamil trimester III. Jurnal Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Medan.

Fillandro, J., Setyawan, D., Ayu, I., Wiryanthini, D., & Tianing, N. W. (2019). Gambaran kadar protein urine pada ibu hamil preeklamsia dan eklamsia di RSUP Sanglah Denpasar 2017. Medika Udayana, 8(12). https://ojs.unud.ac.id

Hipson, M. (n.d.). Hubungan antara umur, paritas, dan pendidikan ibu dengan kejadian eklampsia di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang.

Isfadah, N., Mussia, & Rahmawati, N. R. (2019). Gambaran faktor penyebab preeklamsia/eklamsia pada ibu hamil di Puskesmas Kalisat Kabupaten Jember. Jurnal Kesehatan, 3(1), 176–183.

Kurniadi, A., Tanumihardja, T., Marcia, M., & Pradiptalloka, E. (2018). Status proteinuria dalam kehamilan di Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur tahun 2016. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 8(1), 53–61.

Kusmiyati, M. (2018). Gambaran protein pada ibu hamil dengan risiko preeklamsi di RSUD Arga Makmur Bengkulu. Jurnal Poltekkes Kemenkes Bengkulu.

Legawati, & Utama, N. R. (2018). Analisis faktor risiko kejadian preeklamsia berat di RSUD rujukan Kabupaten dan Provinsi Kalimantan Tengah. Jurnal Surya Medika, 3(1).

Lumbantoruan, N. P., Bachtiar, Y., & Armansyah, A. (2019). Gambaran diagnostik dan penatalaksanaan eklamsia pada ibu hamil di RS Sari Mutiara Medan tahun 2012–2016. Prima Medical Jurnal, 4(1).

Medical Mini Note Obstetric. (2018). Medical Mini Note Obstetric (hlm. 69–75). EGC Singapore.

Nisa, R., Kartasurya, M. I., & Fatimah, S. (2018). Asupan vitamin D, obesitas dan paparan asap rokok sebagai faktor risiko preeklampsia. Manajemen Kesehatan Indonesia, 6(3).

Noroyo, W., & Irwinda, R. (2016). Pedoman nasional pelayanan kedokteran: Diagnosis dan tatalaksana preeklamsi. IMERI Digital Library & Knowledge Centre.

Panduan praktik klinik: Hipertensi dalam kehamilan. (2018). Rumah Sakit Hasan Sadikin Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi.

Peres, G. M., Mariana, M., & Carirao, E. (2018). Pre-eclampsia and eclampsia: An update on the pharmacological treatment applied in Portugal. JCDD, 5(1).

Prawirohardjo, S. (2016). Ilmu kebidanan (Vol. 4, hlm. 53–55).

Raissya, R. (2021). Hubungan asupan vitamin D dengan preeklamsi di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Jurnal Universitas Andalas.

Riasonia, H. C. (2020). Proporsi preeklampsia pada ibu hamil terhadap pemeriksaan protein urin. Jurnal Kesehatan, 6(3).

Romadhonni, T., Andriani, T., & Sinaga, H. (2020). Antenatal care: Pemeriksaan HIV, protein urin dan tekanan darah ibu hamil di RSUD Kwaingga Kabupaten Keerom. Global Health Science, 5(2), 2622–1055.

Sucindrawati, N. L. A., Rambert, G. I., & Berhimpon, S. (2019). Gambaran protein urin pada primigravida trimester I dengan riwayat orang tua hipertensi di Kota Manado. Jurnal e-Biomedik, 7(1).

Tendean, H. M. M., & Wagey, F. W. (2021). Faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya preeklampsia. e-Clinic, 9(1), 68–80. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/eclinic

Walyani, E. S. (2018). Asuhan kegawatdaruratan maternal dan neonatal (Edisi ke-1). Yogyakarta.

Zunita, S., Hariyono, & Sari, E. P. (2018). Gambaran proteinuria pada penderita hipertensi. Insan Cendekia Medika

Downloads

Published

29-06-2026

How to Cite

Dzulfikar, H. K., Silvia, I., & S, W. A. (2026). Gambaran Proteinuria Pada Ibu Gravida dengan Preeklamsi dan Eklamsi di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Indramayu. KOLONI, 5(2), 1375–1384. https://doi.org/10.31004/koloni.v5i2.1010

Issue

Section

Articles