Formulasi dan Evaluasi Body Butter dari Lemak Tengkawang (Shorea Stenoptera) sebagai Emolien Alami

Authors

  • Tut Ade Ayu Ari Nata Universitas Borneo Lestari
  • Nur Rahmiati Universitas Borneo Lestari
  • Wahyudin Bin Jamaludin Universitas Borneo Lestari

DOI:

https://doi.org/10.31004/koloni.v5i3.1081

Keywords:

body butter; illipe butter; Shorea stenoptera; physical stability; emollient

Abstract

Kulit kering merupakan masalah dermatologis yang umum terjadi akibat paparan iklim tropis, polusi, dan penggunaan pelembap sintetis jangka panjang. Lemak tengkawang (Shorea stenoptera) berpotensi sebagai emolienalami karena kandungan asam lemak jenuh dan tidak jenuh sertatitik leleh yang stabil (36–39°C). Penelitian ini bertujuanmengetahui karakteristik fisik dan stabilitas fisik sediaan body butter lemak tengkawang pada lima variasi konsentrasi (5%, 10%, 15%, 20%, dan 25%) serta menentukan formula optimal. Penelitian bersifat eksperimental dengan evaluasi organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, daya lekat, tipe emulsi, uji stabilitas fisik (cycling test enam siklus), dan uji kelembabanterhadap lima sukarelawan selama 14 hari. Data dianalisismenggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk, uji homogenitasLevene, dilanjutkan One-Way ANOVA/Tukey HSD atauKruskal–Wallis, serta uji Wilcoxon Signed-Rank untuk data berpasangan sebelum dan sesudah cycling test. Hasil menunjukkan seluruh formula (F1–F5) homogen dan bertipeemulsi minyak dalam air (O/W) baik sebelum maupun sesudahcycling test. Nilai pH berkisar 5,63–5,76 sebelum dan menurunmenjadi 4,95–5,46 sesudah cycling test (p<0,05). Viskositasmeningkat setelah cycling test, dengan F5 melebihi batas ukuralat. Daya sebar menurun secara signifikan (p=0,001), sedangkan daya lekat cenderung menurun pada F1–F3. Seluruhformula efektif meningkatkan kelembaban kulit (52–56% setelah 6 jam). Formula optimal diperoleh pada F3 (konsentrasi15%) karena memberikan keseimbangan terbaik antaraviskositas, daya sebar, dan daya lekat.

References

Andini, R., et al. (2026). Evaluasi stabilitas fisik sediaan semipadat menggunakan metode cycling test.

Anwar, K., et al. (2021). Uji organoleptis sediaan topikal. Jurnal Farmasi.

Aspadiah, V., et al. (2025). Stabilitas emulsi dengan kombinasi Tween 80 dan Span 80. Jurnal Kefarmasian.

Auliasari, N., et al. (2025). Evaluasi fisik sediaan pelembap topikal berbahan alami. Jurnal Farmasi Indonesia.

Butarbutar, M., & Chaerunisaa, A. Y. (2020). Peran pelembap dalam sediaan topikal. Farmaka, 18(2).

Butar-Butar, N., et al. (2021). Pengaruh konsentrasi lemak terhadap pH sediaan topikal. Jurnal Ilmiah Farmasi.

Darmawan, A., et al. (2021). Karakteristik fisikokimia lemak tengkawang (Shorea stenoptera). Jurnal Hasil Hutan.

Desiyana, L. S., et al. (2023). Stabilitas fisik emulsi setelah cycling test. Jurnal Farmasetis.

Diba, F., et al. (2023). Formulasi losion lemak tengkawang (Shorea stenoptera) sebagai emolien. Jurnal Penelitian Ekosistem Dipterokarpa.

Farhamzah, F., et al. (2022). Uji stabilitas fisik sediaan semipadat pada penyimpanan dipercepat. Jurnal Farmasi Sains.

Forestryana, D. (2022). Evaluasi daya lekat sediaan topikal. Jurnal Ilmiah Manuntung.

Habibah, S., et al. (2025). Identifikasi tipe emulsi sediaan kosmetik. Jurnal Farmasi Terapan.

Hanapi, A., et al. (2025). Evaluasi homogenitas dan daya sebar sediaan semipadat. Jurnal Sains Farmasi & Klinis.

Hidayat, R., et al. (2019). Pengaruh acid number terhadap stabilitas pH sediaan lemak nabati. Jurnal Kimia Terapan.

Huanbutta, K., et al. (2026). Beeswax as a stiffening agent in semisolid cosmetic formulations. International Journal of Cosmetic Science.

Manggau, M. A., et al. (2017). Uji efektivitas pelembab menggunakan skin analyzer. Majalah Farmasi dan Farmakologi.

Nurcahya, D., et al. (2025). Stabilitas emulsi surfaktan nonionik-anionik. Jurnal Farmasi Indonesia.

Nurmalasari, D., et al. (2023). Peran setil alkohol sebagai stabilizer emulsi. Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia.

Pangersa, A. G., & Kusmiyati, N. (2012). Potensi lemak tengkawang sebagai bahan baku kosmetik. Jurnal Penelitian Hasil Hutan.

Parga, A. D. (2025). Climate-driven xerosis: How aridification is reshaping skin barrier function in children and the elderly, 1(2), 1–7.

Prabowo, A., & Pribadi, T. (2026). Mekanisme kerja sediaan pelembap topikal. Jurnal Farmasi Klinik.

Rahayu, P. (2021). Formulasi lip balm lemak tengkawang (Shorea stenoptera). Jurnal Farmasi.

Rahayu, P. (2023). Standar skala kelembaban kulit menggunakan skin moisture analyzer. Jurnal Kosmetika.

Rahmayanti, M., Nastiti, G. P., & Fitri, M. A. (2023). Formulasi dan uji stabilitas sediaan hair emulsion minyak biji chia (Salvia hispanica) dengan kombinasi Tween 80 dan Span 80 sebagai emulgator. Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia, 9(1), 10–19.

Sari, N. K. K., et al. (2021). Uji stabilitas fisik body butter maserat air biji kopi hijau (Coffea canephora) pada suhu sejuk. Jurnal Farmasi Higea, 13(2).

Sawiji, R. T., & Dhrik, M. (2023). Pengaruh variasi konsentrasi emulgator terhadap karakteristik fisik body butter ekstrak bunga telang. Jurnal Ilmiah Mahaganesha, 2(1), 11–19.

Sieradocha, K. (2024). Air pollution and skin aging. Quality in Sport, 31, 55784.

Sopianti, D. S., et al. (2023). Pada formulasi krim body scrub ekstrak etanol daun sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav). Oceana Biomedicina Journal, 6(1).

Stobba, M., et al. (2024). Perubahan struktur internal emulsi akibat siklus suhu. Jurnal Teknologi Farmasi.

Suena, N. M. D. S., Krismawati, N. K. P., & Suradnyana, I. G. M. (2022). Cycling test body butter maserat biji Coffea canephora dengan variasi asam stearat. Jurnal Ilmiah Farmasi, 11(3), 1–8.

Suradnyana, I. G. M., Mahardika, I. K. G., & Siada, N. B. (2022). Optimasi kombinasi cocoa butter dan milk butter sebagai basis body butter ekstrak etanol daun jambu biji (Psidium guajava Linn). Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia, 4(2), 195–214.

Tungadi, R., Sy. Pakaya, M., & D. as'ali, P. W. (2023). Formulasi dan evaluasi stabilitas fisik sediaan krim senyawa astaxanthin. Indonesian Journal of Pharmaceutical Education, 3(1).

Udu, A. La, Supardi, S., & Wirasasmita, Y. (2024). Formulation of gel mask preparation peel off from basil leaf extract (Ocimum sanctum Linn). International Journal of Multidisciplinary Learners, 1(1).

Utami, S. R., & Amelia, F. (2025). Optimasi formulasi basis krim melalui variasi perbandingan jumlah asam stearat dan trietanolamin. MASALIQ, 5(5), 2421–2430.

Warnida, H., Trisuci, N., & Sukawaty, Y. (2019). Stabilitas lemak tengkawang (Shorea mecistopteryx) dalam krim pelembab dengan emulgator Tween 80 dan Span 80. Jurnal Penelitian Ekosistem Dipterokarpa, 5(2), 97–106.

Yani, S., Aladin, A., Wiyani, L., & Modding, B. (2018). Evaluation of viscosity and pH on emulsions of virgin coconut oil beverages. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 175(1).

Yusuf, A. F., Mursyid, M., & Hurria, H. (2024, September). Formulation and physical quality test and antioxidant activity test of body butter preparation of ethanol extract of rambutan fruit peel (Nephelium lappaceum L.). International Conference of Business, Education, Health, and Scien-Tech, 1(1), 836–850.

Downloads

Published

14-08-2026

How to Cite

Nata, T. A. A. A., Rahmiati, N., & Jamaludin, W. B. (2026). Formulasi dan Evaluasi Body Butter dari Lemak Tengkawang (Shorea Stenoptera) sebagai Emolien Alami. KOLONI, 5(3), 407–418. https://doi.org/10.31004/koloni.v5i3.1081