Formulasi Kebijakan Penanggulangan Bencana di Kabupaten Musi Rawas

Authors

  • Nur Misnah Azhari Universitas Bengkulu
  • Jatmiko Yogo Priyanto Universitas Bengkulu
  • Is Susanti Universitas Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.31004/koloni.v5i3.1124

Keywords:

policy formulation, disaster management, Academic Paper, James E. Anderson, Musi Rawas

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses formulasi kebijakan penanggulangan bencana di Kabupaten Musi Rawas, meliputi aktor yang terlibat, hambatan regulasi, kelembagaan, dan koordinasi, serta evaluasi sejauh mana proses ini menghasilkan kebijakan yang terencana, terpadu, dan responsif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus terhadap proses penyusunan Naskah Akademik Rancangan Peraturan Daerah tentang Penanggulangan Bencana. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan Tim Penyusun dan informan kunci, serta melalui kajian dokumen resmi (Surat Keputusan Tim Asistensi, laporan pelatihan, dan rancangan Naskah Akademik), dan dianalisis menggunakan kerangka formulasi kebijakan James E. Anderson dengan tiga indikator: penyusunan agenda, perumusan alternatif, dan pembuatan kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isu bencana diangkat ke agenda formal melalui Surat Keputusan Nomor 007/KPTS/BPBD/2025 yang diterbitkan oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Perumusan alternatif dilaksanakan melalui pelatihan dan pendampingan kolaboratif antara BPBD dan Laboratorium Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Bengkulu, yang menghasilkan rancangan Naskah Akademik yang lengkap mencakup Bab I–VI, sementara tahap pembuatan kebijakan masih dalam proses harmonisasi dan pembahasan bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Hambatan utama yang teridentifikasi meliputi kesenjangan regulasi, keterbatasan kelembagaan BPBD, dan lemahnya koordinasi lintas sektor. Secara praktis, temuan ini menjadi masukan bagi Pemerintah Kabupaten Musi Rawas dan DPRD dalam mempercepat harmonisasi dan pengesahan Peraturan Daerah tentang Penanggulangan Bencana, sekaligus berkontribusi secara sosial terhadap perlindungan hak-hak masyarakat terdampak bencana dan penguatan partisipasi warga. Orisinalitas penelitian ini terletak pada fokusnya dalam mengisi kesenjangan kajian penanggulangan bencana—yang selama ini didominasi oleh kajian implementasi—dengan menyoroti tahap formulasi kebijakan di tingkat lokal melalui analisis dokumen kebijakan yang aktual.

 

References

Akhirianto, N. A., Ma'rufatin, A., Wardani, K. S., Kongko, W., & Kayadoe, F. J. (2024). Peran regulasi pemerintah dalam pengelolaan risiko bencana: Evaluasi atas kebijakan peraturan daerah dalam pengurangan risiko bencana tsunami di Kota Ambon. Jurnal Kawistara. https://doi.org/10.22146/kawistara.89353

Anderson, J. E. (2015). Public policy making: An introduction. Cengage Learning.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah. (2021). Profil kejadian bencana Kabupaten Musi Rawas. BPBD Kabupaten Musi Rawas.

Creswell, D. (2015). Qualitative and mixed-method approaches. https://doi.org/10.4018/978-1-4666-8116-3.ch010

Huberman, M. B. M., & Johnny, M. (t.t.). Qualitative data analysis: A methods sourcebook.

Kurniawati, C. P., Muhtar, E. A., & Pancasilawan, R. (2022). Mengkritisi proses formulasi RUU tentang penanggulangan bencana dari perspektif kebijakan publik. Jurnal Legislasi Indonesia.

Lutfi Muta, A. (t.t.). Teori dan konsep disaster science.

Ningsih, N. S. (2010). Bencana kelautan: Gelombang badai pasang. Dalam Mengelola risiko bencana di negara maritim Indonesia.

Peran, A. K., Penguatan, D., Pendidikan, K., & Sleman, D. K. (2026). Peran Badan Penanggulangan Bencana Daerah dalam penguatan ketahanan pendidikan melalui program kesiapsiagaan menghadapi erupsi Gunung Merapi di Kabupaten Sleman. Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintahan Abdi Negara, Indonesia, 1–21.

Santoso, B., & Hamid, M. S. (2024). Upaya peningkatan peran Pusdalops dalam penanggulangan bencana di Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Magelang. Jurnal Riset Manajemen Akuntansi, 2(1), 19–37. http://jurnal.stieww.ac.id/index.php/jrima/article/view/870

Shalih, O., & Nugroho, R. (2021). Reformulasi kebijakan penanggulangan bencana di Indonesia. Cakrawala, 15(2), 124–138. https://doi.org/10.32781/cakrawala.v15i2.379

Van Eck, N. J., & Waltman, L. (2010). Software survey: VOSviewer, a computer program for bibliometric mapping. Scientometrics, 84(2), 523–538. https://doi.org/10.1007/s11192-009-0146-3

Downloads

Published

18-08-2026

How to Cite

Azhari, N. M., Priyanto, J. Y., & Susanti, I. (2026). Formulasi Kebijakan Penanggulangan Bencana di Kabupaten Musi Rawas . KOLONI, 5(3), 687–698. https://doi.org/10.31004/koloni.v5i3.1124