Analisis Lingkungan Kerja Fisik Pada Pekerja Produksi Untuk Menentukan Penjadwalan Istirahat Pada Pekerja

Authors

  • Maulana Hanif Azhar Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
  • Fitria Aulia Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
  • Mauza Nandika Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
  • Mirza Rahmat Hak Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
  • Denny Oktavina Radianto Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.31004/koloni.v3i2.624

Abstract

Physical workings and physiological data of the work operator on the work of human at work. Therefore, it is necessary to design the working environment for operator comfort and work time determinant. The research process by measuring the physical work environment, the operator's physiological data, the determination of time and work break time. The transmitter and the frais are too dark, the temperature is too hot and humid, it is necessary to increase the number of lamps and air ventilation around the lathe and frais operators. Frais machine operators generated CVL of 26.7% which is still below 30% then operators of frais machines can not be exposed to work. Lathe operators of CVL results are 31.34%, because the results are in the range of 30% - 60% then the lathe operators experience work that result to operator performance. Lathe operators require a break time of 20.85 minutes and the engine operator frais 18.85 minutes.

References

Andriani, D.P.; Sugiono, S. (2016). “Penjadwalan waktu istirahat optimal untuk mengurangi resiko musculoskeletal disorders berdasarkan OCRA Index”. Jurnal Ilmiah Teknik Industri, Vol. 15 (2), pp.: 157 – 167.

Astuti RW. 2020. Pengaruh pendidikan, keterampilan kerja dan lingkungan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan. Jurnal Sains Manajemen Dan Bisnis Indonesia 10(1):24-29.

Andriyanto, A.; Bariyah, C. (2012). ”Analisis beban kerja operator mesin pemotong batu besar (sirkel 160 cm) dengan menggunakan metode 10 denyut”. Jurnal Imiah Teknik Industri, Vol. 11 (2), pp.: 136 – 143.

M. Hazlansyah, E. Mulyani, and S. M. Nuh, “Analisis Evaluasi Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Terhadap Kinerja Pekerja Konstruksi (Studi Kasus Proyek 7 in 1 Universitas Tanjungpura),” JeLAST J. PWK, Laut, Sipil, Tambang, vol. 5, no. 3, pp. 1–11, 2018, [Online]. Available: https://jurnal.untan.ac.id/index.php/JMHMS/article/view/30763

Niebel, B.; Freivalds, A. (1999). Methods, Standards & Work Design. USA: McGraw Hill Company.

Purwaningsih, R.; Aisyah, A. (2016). ”Analisis pengaruh temperature lingkungan, berat badan dan tingkat beban kerja terhadap denyut nadi pekerja ground handling bandara”. Jurnal Teknik Industri, Vol. 11 (1), pp.: 15 – 20.

Sundari, K.N. (2011). “Keluhan subjektif pada operator computer di Unit Pelaksana Teknis – Pengembangan Seni dan Teknologi Keramik dan Porselin Bali”. Jurnal Ilmiah Teknik Industri, Vol. 10 (2), pp.: 88 – 94.

Tarwaka. (2010). Ergonomi Industri. Surakarta : Harapan Press. Wickens, C.D.; Lee, J.D.; Liu, Y.;

Becker, S.E.G. (2004). An Introduction to Human Factors Engineering. 2nd edition. New Jersey: Pearson Prentice Hall.

Wignjosoebroto, S. (2008). Ergonomi: Studi Gerak dan Waktu. Surabaya: Guna Widya.

Downloads

Published

11-05-2024

How to Cite

Hanif Azhar, M., Aulia, F., Nandika, M., Rahmat Hak, M., & Oktavina Radianto, D. (2024). Analisis Lingkungan Kerja Fisik Pada Pekerja Produksi Untuk Menentukan Penjadwalan Istirahat Pada Pekerja. KOLONI, 3(2), 88–93. https://doi.org/10.31004/koloni.v3i2.624

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>