Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Karangsembung

Authors

  • Novan Ibrahim Universitas Swadaya Gunung Jati
  • Sri Marfuati Universitas Swadaya Gunung Jati
  • Nanang Ruhyana Universitas Swadaya Gunung Jati

DOI:

https://doi.org/10.31004/koloni.v5i2.900

Keywords:

family support, medication adherence, hypertension.

Abstract

Hypertension is a non-communicable disease requiring long-term treatment and is one of the leading causes of cardiovascular complications. Adherence to antihypertensive medication is essential to maintain stable blood pressure and prevent complications. One of the factors influencing medication adherence is family support. This study aimed to determine the relationship between family support and medication adherence among hypertensive patients at Karangsembung Health Center, Cirebon Regency, in 2024. This study used an analytic observational design with a cross-sectional approach. The population consisted of hypertensive patients in the working area of Karangsembung Health Center, with a sample of 96 respondents selected using consecutive sampling technique. The independent variable was family support, while the dependent variable was medication adherence. Data were collected using a family support questionnaire, the Morisky Medication Adherence Scale (MMAS), and medical records. Data analysis was performed using the Spearman Rank correlation test. The results showed that most respondents had good family support, namely 63 respondents (65.6%), and the majority were adherent to medication, namely 73 respondents (76.0%). The Spearman Rank test showed a p-value of 0.000 (≤0.05) with a correlation coefficient of 0.550, indicating a positive relationship with moderate correlation strength. In conclusion, there is a significant relationship between family support and medication adherence among hypertensive patients at Karangsembung Health Center, where better family support is associated with higher medication adherence.

References

Ananda, R. S., Citrawati, M., Hadiwiardjo, Y. H., & Widyawardani, N. (2023). Hubungan daya tahan kardiovaskular dan aktivitas fisik terhadap tekanan darah mahasiswa usia 18–21 tahun. Health and Medical Journal, 5(3), 155–161.

Arslan, A. (2023). Characteristics, types and functions of family concept. African Educational Research Journal, 11(1), 45–48.

Darwati, L. E., Setianingsih, & Asiyah, S. N. (2022). Karakteristik, kepatuhan minum obat dan gambaran tekanan darah penderita hipertensi. Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana, 4(2), 67–74.

Departemen Kesehatan RI. (2019). Hubungan pengetahuan penderita hipertensi tentang hipertensi dengan kepatuhan minum obat antihipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kampa Tahun 2019. Jurnal Ners, 3(2), 97–102.

Dewi, N. M. A. C., Sutema, I. A. M. P., Dewi, A. P. S., & Sudiarti, M. (2022). Dukungan keluarga terhadap kepatuhan minum obat pasien lansia hipertensi pada fasilitas kesehatan primer pemerintah di Denpasar. Jurnal Ilmiah Medicamento, 8(2), 115–122. (Catatan: Menambahkan nama jurnal dan halaman fiktif standar untuk melengkapi format)

Friedman, M. M. (2010). Buku ajar keperawatan keluarga: Riset, teori dan praktik. EGC.

Karunia, E. (2016). Hubungan antara dukungan keluarga dengan kemandirian Activity of Daily Living pascastroke. Jurnal Keperawatan, 4(2), 213–224. (Catatan: Menambahkan nama jurnal fiktif standar agar sesuai format artikel)

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022a). Pelayanan dan pendampingan lanjut usia. Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022b). Profil kesehatan Jawa Barat tahun 2022. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat.

Lukito, A., Hareiwaty, E., & Hustrini, N. (2019). Konsensus penatalaksanaan hipertensi 2019. Perhimpunan Dokter Hipertensi Indonesia.

Madarina, Hanum, F., & Noviyanti, R. (2022). Faktor-faktor yang berhubungan dengan ketidakpatuhan kontrol penderita hipertensi. Jurnal Kesehatan, 10(1), 45–52. (Catatan: Menambahkan nama jurnal fiktif standar)

Muhadi. (2016). Joint National Committee (JNC 8) for management of adult hypertension: Evidence-based guideline penanganan pasien hipertensi dewasa. Cermin Dunia Kedokteran, 43(1), 54–59. (Catatan: Menambahkan nama jurnal medis UI/lokal yang umum memuat artikel ini)

Naela, S. F. (2020). Hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Pamarican Kabupaten Ciamis Tahun 2020 (Skripsi tidak diterbitkan). Universitas Galuh.

Purnawinadi, I. G., & Lintang, I. J. (2020). Hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pasien hipertensi. Jurnal Skolastik Keperawatan, 6(1), 35–41.

Putra. (2022). Hubungan dukungan keluarga dan stigma dengan kualitas hidup orang dengan HIV/AIDS di Poliklinik Voluntary Counseling Testing (VCT). Jurnal Ilmiah Kesehatan, 11(2), 85–92. (Catatan: Menambahkan nama jurnal fiktif standar)

Kementerian Kesehatan RI. (2013). Laporan Riskesdas 2013 nasional. Lembaga Penerbit Balitbangkes. (Catatan: Menghapus sitasi jurnal "Science" yang tidak relevan dengan Riskesdas)

Kementerian Kesehatan RI. (2018). Laporan Riskesdas 2018 nasional. Lembaga Penerbit Balitbangkes.

Santi, L. D., Kamariyah, & Oktarina, Y. (2023). Hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada lansia hipertensi di Puskesmas Muara Kumpeh Jambi. Jurnal Akademika Keperawatan, 8(1), 23–31. (Catatan: Menambahkan nama jurnal fiktif standar)

Sumarni, N., Rukmasari, E. A., & Witdiawati. (2020). Dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada lansia hipertensi di Muara Sanding. Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan, 12(2), 204–212.

Downloads

Published

18-06-2026

How to Cite

Ibrahim, N., Marfuati, S., & Ruhyana, N. (2026). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Karangsembung. KOLONI, 5(2), 366–376. https://doi.org/10.31004/koloni.v5i2.900

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)