Budaya Masyarakat Dan Pergaulan Bebas Sebagai Determinan Pernikahan Usia Dini Di Kabupaten Tulungagung

Authors

  • Fatmawati Fatmawati STIKES Bahrul Ulum Jombang
  • Yulia Ervianti AKPER Bahrul Ulum Jombang
  • Galih Puspita Citra Mahardika STIKES Bahrul Ulum Jombang

DOI:

https://doi.org/10.31004/koloni.v5i3.1041

Keywords:

community culture, risky sexual behavior , early marriage, adolescents

Abstract

Early marriage remains a reproductive health and social problem in Indonesia. Tulungagung Regency is one of the areas in East Java with a relatively high prevalence of early marriage. Community culture and risky sexual behavior  are considered factors influencing adolescents' decisions to marry at an early age. To analyze the influence of community culture and risky sexual behavior  on early marriage in Tulungagung Regency. This study employed an analytic observational design with a case-control approach. The study was conducted from May-June 2026 in Kalidawir, Sendang, and Pagerwojo Districts, Tulungagung Regency. A total of 288 respondents participated, consisting of 96 cases (married before 19 years of age) and 192 controls (married at or after 19 years of age) selected using purposive sampling. Data were collected through questionnaires and analyzed using multiple logistic regression. There was a significant relationship between risky sexual behavior  and early marriage. Community culture was identified as the most dominant factor influencing women's decisions to marry at an early age (OR=7.742; 95%CI=4.218–14.210). Community culture and risky sexual behavior  are determinants of early marriage in Tulungagung Regency. Community culture is the most dominant factor associated with early marriage.

References

Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur. (2020). Statistik Kesejahteraan Rakyat Provinsi Jawa Timur 2020. Surabaya: BPS Provinsi Jawa Timur.

BKKBN. (2023). Modul Kesehatan Reproduksi Remaja. Jakarta: Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional

Chairiyah, R., & Anggraeni, L. (2022). Hubungan pengetahuan remaja tentang dampak media sosial, pergaulan bebas dan status ekonomi terhadap kejadian pernikahan usia dini Kelurahan Pasir Jaya Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor tahun 2021. Jurnal Education and Development, 10(2), 172–175

Dewi, A. P., Hartati, N. D., Alfiana, S., Maulida, S., & Siregar, Y. E. Y. (2024). Analisis Mendalam Faktor-Faktor Penyebab Pernikahan usia dini di Indonesia: Implikasi untuk Kebijakan Sosial dan Pendidikan. Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia, 3(1), 39–47. https://doi.org/10.572349/relinesia.v3i1.1695

Dwi, F. N., Sary, A. S. R., & Neltje, J. (2023). Analisis hukum tentang budaya pernikahan usia dini dalam masyarakat adat ditinjau dari Undang-Undang Perkawinan. NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 10(5)

Efendy, N. (2023). Fenomena dispensasi nikah untuk melegalkan nikah usia dini. An-Nahdhah: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 16(1), 94–105. https://doi.org/10.63216/annahdhah.v16i01.162

Hurlock, E. B. (2020). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga

Kusumastuti, B., & Qomaruddin, M. B. (2024). Budaya masyarakat yang berhubungan dengan pernikahan usia dini. Care: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan, 11(1), 57–69. https://doi.org/10.33366/jc.v11i1.3709

Maisarah, Mailita, Rahmasari, F., & Mahindra, H. (2024). Pengaruh Budaya, Agama dan Pendidikan terhadap Tren Pernikahan usia dini Masyarakat Kampung Nelayan. Jurnal Cendekia: Media Komunikasi Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Islam, 16(1), 184–198. https://doi.org/10.37850/cendekia.v16i01.631

Maulina, L., Azza, A., & Adriani, S. W. (2024). Hubungan Faktor Budaya dan Kepercayaan dengan Keputusan Melakukan Pernikahan usia dini di MA Zainul Bahar. Medic Nutricia: Jurnal Ilmu Kesehatan, 2(2), 21–30. https://doi.org/10.5455/nutricia.v2i2.2323

Syaharani, Z. P. (2024). Dinamika Pernikahan usia dini dalam Pandangan Hukum dan Masyarakat di Indonesia. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(2), 25475–25489

Republik Indonesia. (2019). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.

Wawan, A., & Dewi, M. (2021). Teori dan Pengukuran Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Manusia. Yogyakarta: Nuha Medika

Downloads

Published

29-09-2026

How to Cite

Fatmawati, F., Ervianti, Y., & Mahardika, G. P. C. (2026). Budaya Masyarakat Dan Pergaulan Bebas Sebagai Determinan Pernikahan Usia Dini Di Kabupaten Tulungagung. KOLONI, 5(3), 3244–3251. https://doi.org/10.31004/koloni.v5i3.1041