Hubungan Efek Samping Penggunaan Kontrasepsi Hormonal Di Puskesmas Kuta Alam Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh Tahun 2026
DOI:
https://doi.org/10.31004/koloni.v5i3.1313Keywords:
Hormonal Contraception, Physical Side Effects, KB Acceptors.Abstract
Hormonal contraception is one of the contraceptive methods used to prevent pregnancy through the administration of hormones that affect ovulation and the reproductive system. The widespread use of hormonal contraception may be accompanied by various physical side effects that can potentially affect comfort and the continuation of contraceptive use. This study aimed to analyze the relationship between types of hormonal contraception and physical side effects among family planning acceptors at Kuta Alam Public Health Center, Banda Aceh City, in 2026. This study used a quantitative analytic method with a cross-sectional design and involved 120 active hormonal family planning acceptors. Data were collected using structured questionnaires and analyzed through univariate and bivariate analyses using the Chi-Square test with a significance level of α=0.05. The respondents consisted of 48 oral contraceptive pill users (40.0%), 48 injectable contraceptive users (40.0%), and 24 implant users (20.0%). The most frequently reported physical side effects were weight gain (80.8%), fertility disorders (67.5%), and acne (62.5%). Bivariate analysis showed significant associations between oral contraceptive pill use and menstrual disorders (p=0.038), injectable contraceptive use and weight gain (p=0.045), and implant use and dizziness or headache (p=0.037). Meanwhile, no significant associations were found between the type of hormonal contraception and fertility disorders, melasma or dark spots, nausea or vomiting, breast enlargement, and acne (p>0.05). It can be concluded that specific types of hormonal contraception are associated with particular physical side effects, namely oral contraceptive pills with menstrual disorders, injectable contraception with weight gain, and implants with dizziness or headache.
References
Andini, A. V. (2021). Pengaruh jenis dan lama pemakaian KB hormonal terhadap perubahan berat badan di Puskesmas Burneh. STIKes Ngudia Husada Madura.
Astari, P. (2025). Kontrasepsi implan: Farmakokinetik, indikasi dan kontraindikasi. Jurnal Kedokteran Unram, 14(1), 14–19.
Dinas Kesehatan Aceh. (2021). Peserta KB aktif menurut jenis kontrasepsi.
Fadhilah, A. S., Vitayani, S., Namirah, H. A., Yuniati, L., & Rasfayanah, R. (2025). Hubungan kejadian melasma terhadap paparan sinar ultraviolet (UV) pada pekerja luar ruangan di Pasar Induk Minasa Maupa. Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 16(1).
Fadhilah, D. A., Rinaldy, A., Sjaaf, F., & Hasni, D. (2020). Prevalensi efek samping kontrasepsi Depo Medroksi Progesteron Asetat injeksi pada wanita usia subur di Puskesmas Suliki Sumatera Barat. Jurnal Kedokteran Kesehatan, 16(2), 103–110.
Harahap, Y. W., & Harahap, O. F. M. (2018). Faktor yang mempengaruhi tingginya prevalensi penggunaan metode kontrasepsi suntik di Indonesia (analisis data PMA 2020). Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal), 3(2), 109–118. Retrieved from https://www.jurnal.unar.ac.id/index.php/health/article/view/57
Hariadini, A. L. (2017). Karakteristik efek samping terkait penggunaan kontrasepsi oral serta angka kunjungan ulang kepada tenaga kesehatan. Pharmaceutical Journal of Indonesia, 3(1), 17–23. https://doi.org/10.21776/ub.pji.2017.003.01.3
Kusumahati, E., & Rahayu, K. (2022). Efek samping kontrasepsi suntik berdasarkan lama penggunaannya pada masyarakat Kota Bandung. Jurnal Sosial dan Sains, 2(9), 1027–1038. https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v2i9.486
Linda, J. (2021). Hubungan penggunaan kontrasepsi hormonal suntik satu bulan dan tiga bulan dengan gangguan menstruasi pada wanita usia subur. Jurnal Ners Lentera, 9(2), 28–35.
Madjid, O. A., Surya, R., Tantry, H. P., Ocviyanti, D., Obstetri, D., & Cipto, R. (2022). Kontrasepsi hormonal berbasis progestin pada perempuan dengan riwayat tumor jinak payudara. Jurnal, 10(2), 162–167.
Maryam, D., Ayu, I., Purnama, D., & Prabawa, A. (2025). Studi cross-sectional analitik hubungan durasi penggunaan alat kontrasepsi hormonal dengan derajat keparahan melasma. Skripsi Kedokteran, 6(4), 16511–16518.
Mas'udah, E. K., Wildan, M., & Dzulhijah, D. F. (2021). Perbedaan pengaruh lama pemakaian kontrasepsi pil kombinasi dengan DMPA terhadap peningkatan indeks massa tubuh. Jurnal Kebidanan, 10(1), 29–39.
Monayo, E. R., Basir, I. S., Yusuf, R. M., Jurusan, D., & Ung, K. (2020). Efek samping penggunaan kontrasepsi hormonal di wilayah kerja Puskesmas Buhu Kabupaten Gorontalo. Jambura Nursing Journal, 2(1).
Muslimah, M., Mufidati, H. R., Indrastiti, R., Handaria, D., Swasty, & Noviasari, N. A. (2023). Tingkat kejadian melasma akibat penggunaan kontrasepsi hormonal di Puskesmas Tlogosari Kulon. Prosiding Seminar Nasional UNIMUS, 6, 466–472.
Nabila, L., Ulfa, I. N., & Rifa'i, R. (2015). Gambaran kejadian efek samping pada akseptor KB suntik 1 bulan di Desa Denanyar Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang. Jurnal Ilmiah Kebidanan (Scientific Journal of Midwifery), 1(1), 51–57. Retrieved from https://journal.stikespemkabjombang.ac.id/index.php/jikeb/article/view/91
Nurdalifah, N., Nopiyanti, N., Nata, S. A., & Fauzi, N. A. (2024). Hubungan tingkat pendidikan ibu dengan penggunaan KB implan di RSUD Batara Siang Kab. Pangkep tahun 2023. Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan, 19(4), 17–20. https://doi.org/10.35892/jikd.v19i3.2117
Puspita, I. M. (2022). Perbedaan peningkatan berat badan sebagai efek samping pemakaian kontrasepsi hormonal. Jurnal Kebidanan Universitas Muhammadiyah Surabaya, 4(2), 3–10.
Putri, L. A., & Nikmah, N. (2021). Gambaran penggunaan kontrasepsi hormonal dan kejadian efek samping penggunaan kontrasepsi hormonal pada wanita usia subur. Indonesian Journal of Midwifery Today, 1(1), 9.
Putri, W. I. (2024). Hubungan pemakaian kontrasepsi suntik 3 bulan dengan kenaikan berat badan akseptor KB di Klinik Avicenna [Skripsi].
Rosyid, A. (2023). Hubungan penggunaan kontrasepsi hormonal dengan hipertensi pada wanita usia subur. Journal Ners, 7(1), 84.
Sari, S. W., Suherni, S., & Purnamaningrum, Y. E. (2020). Gambaran efek samping kontrasepsi suntik pada akseptor KB suntik. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 8(2). https://doi.org/10.29238/kia.v8i2.223
Setyaningrum, D. K. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan metode kontrasepsi suntik di Praktek Mandiri Bidan Nurhayati. Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan, 13(4), 379–396.
Shintya, L. A. (2022). Hubungan penggunaan kontrasepsi hormonal dengan kenaikan berat badan pada ibu-ibu di Desa Motoling. Klabat Journal of Nursing, 4(1), 74.
Siregar. (2022). Pengaruh penggunaan alat kontrasepsi hormonal terhadap peningkatan berat badan pada akseptor KB di Puskesmas Bagan Batu [Skripsi].
Trimoharjo. (2024). Lama pemakaian kontrasepsi dengan kembalinya kesuburan pada post akseptor KB suntik 3 bulan. Midwifery Educational Research Journal, 2(1).
Widi, N., Ramanda, N., Milwati, S., & Triningsih, R. W. (2025). Hubungan lama penggunaan kontrasepsi hormonal dengan kembalinya kesuburan pada wanita usia subur. Jurnal Ilmu Multi Disiplin, 4(4), 2291–2304.
World Health Organization. (2025). Family planning/contraception methods.
Zulkhoira. (2025). Pengaruh facial wajah terhadap efek samping (jerawat) penggunaan kontrasepsi pada ibu akseptor KB hormonal di Desa Rambah Samo Barat Kecamatan Rambah Samo Kabupaten Rokan Hulu. Jurnal Kebidanan, 13(2), 245–252.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Raka Nita, Rahmad Rahmad, Zuheri Zuheri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


