Pengaruh Intensitas Penggunaan Tiktok Terhadap Kesantunan Berbahasa Siswa SMP Negeri 2 Mangoli Selatan
DOI:
https://doi.org/10.31004/koloni.v5i3.1406Keywords:
TikTok intensity, language politeness, social media, Brown and Levinson, junior high school studentsAbstract
This study aimed to describe the intensity of TikTok use, the level of language politeness, and the effect of TikTok use intensity on students’ language politeness at SMP Negeri 2 Mangoli Selatan. The study employed a quantitative approach with an ex post facto and descriptive-correlational design. The population consisted of all 41 students enrolled at SMP Negeri 2 Mangoli Selatan in the 2025/2026 academic year, and all students were involved through total sampling. Data were collected using Likert-scale questionnaires consisting of 12 items for TikTok use intensity and 16 items for language politeness. All items were declared valid, while Cronbach’s Alpha coefficients of 0.860 and 0.867 indicated good reliability. Data were analyzed using descriptive statistics, normality and linearity tests, and simple linear regression. The findings show that TikTok use intensity was at a moderate level, with a mean score of 44.80, while language politeness was also at a moderate level, with a mean score of 60.32. The regression equation was Y = 92.031 − 0.708X. The t-test produced a value of −4.860 with a significance level of 0.000, while the coefficient of determination was 0.377. These findings indicate that TikTok use intensity has a negative and significant effect on students’ language politeness and explains 37.7% of the variation in language politeness.References
Abdullah, A. (2018). Pembelajaran Bahasa Indonesia yang Mengembangkan Karakter. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia.
Abidin, Y. (2016). Revitalisasi penilaian pembelajaran dalam konteks pendidikan multiliterasi abad ke-21. Refika Aditama.
Anisa, N., & Muhyidin, A. (2021). Pengaruh media sosial terhadap perkembangan bahasa dan perilaku sosial remaja. Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan, 8(1), 33–47.
Arikunto, S. (2021). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi Revisi). Jakarta: PT Rineka Cipta.
Auliya, A. A. (2023). Pengaruh penggunaan media sosial terhadap perilaku remaja. Journal of Hospitality and Network Business, 5(1), 1–10.
Brown, P., & Levinson, S. C. (1987). Politeness: Some Universals in Language Usage. Cambridge: Cambridge University Press.
Chaer, A. (2010). Kesantunan Berbahasa. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Emzir. (2017). Metodologi penelitian pendidikan: Kuantitatif dan kualitatif (Edisi Revisi). Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 25 (Edisi ke-9). Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Isnaini, M., & Khasanah, F. N. (2022). Dampak penggunaan media sosial terhadap kesantunan berbahasa siswa SMP. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 8(2), 654–665.
Jamilah. (2020). Generasi milenial dan penggunaan media sosial: Pengaruhnya terhadap kesantunan berbahasa. Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar, 8(2), 127–138.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Kurikulum Merdeka: Panduan Implementasi untuk Sekolah Menengah Pertama. Jakarta: Kemendikbudristek.
Leech, G. N. (1983). Principles of Pragmatics. London: Longman.
Maulana, H. (2021). Pengaruh konten media sosial terhadap perilaku imitasi bahasa remaja awal di perkotaan. Jurnal Ilmu Komunikasi, 19(2), 145–162.
Musyafak, N., & Muttaqin, I. (2020). Kesantunan pragmatik dalam tuturan remaja di media sosial Instagram. KREDO: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra, 4(1), 104–119.
Nasrullah, R. (2015). Media sosial: Perspektif komunikasi, budaya, dan sosioteknologi. Simbiosa Rekatama Media.
Nazir, M. (2014). Metode penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.
Pertiwi, D. A. (2023). Analisis kesantunan berbahasa dalam kolom komentar TikTok pada akun remaja usia SMP. Jurnal Bahasa dan Sastra, 11(1), 23–38.
Prishandani, D., Wulandari, R., & Susanti, E. (2022). Pengaruh media sosial terhadap kemampuan berbahasa remaja dalam kajian psikolinguistik. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 12(1), 45–58.
Priyatno, D. (2018). SPSS panduan mudah olah data bagi mahasiswa dan umum. Yogyakarta: Andi Offset.
Putri, R. H., & Muzakki, M. A. (2022). Pengaruh konten TikTok terhadap penggunaan bahasa gaul di kalangan remaja. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 11(2), 89–97.
Rahardi, R. K. (2019). Pragmatik: Kesantunan imperatif bahasa Indonesia. Jurnal Lingua, 16(1), 1–14.
Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-2). Alfabeta.
Sukardi. (2019). Metodologi penelitian pendidikan: Kompetensi dan praktiknya. Jakarta: Bumi Aksara.
Widiastuti, N. (2020). Pembinaan kesantunan berbahasa berbasis konteks digital dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha, 10(3), 212–223.
Wijana, I. D. S., & Suratmi. (2019). Analisis Wacana Pragmatik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Yule, G. (2020). Pragmatik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Yuliana, R., & Waridah, W. (2021). Pergeseran perilaku berbahasa santun remaja di era media sosial. Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 8(1), 57–69.
Zaim, M., & Muslim, M. (2023). Strategi meningkatkan kesadaran etika berbahasa dalam lingkungan sekolah. Jurnal Riset Pendidikan Indonesia, 8(2), 112–125.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nadia Taohi, Sarmina Ati, Sartika Samad

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


